Tampilkan postingan dengan label ATM. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ATM. Tampilkan semua postingan

Membobol ATM dgn Skimmer


Perbuatan setelah membaca artikel ini bukan tanggung jawab Awi Management Corp.
Share it ! Comment it !


WASPADALAH!!! WASPADALAH!!!

Akhir-akir ini para nasabah diresahkan dengan kabar dunia perbankan, yaitu berkurangnya saldo rekening tanpa sepengetahuan pemiliknya. Awal kemungkinan dugaan bahwa pencuri (pembobol) rekening ini berhasil mengobrak-abrik sistem database bank BCA. Tapi ternyata, bukan hanya nasabah bank BCA saja yang saldo rekeningnya tercuri, namun BRI, BNI, BII, Permata, Mandiri dan bank-bank lain juga mengalami kebobolan.Ini berarti bukan kesalahan sebuah sistem perbankan namun memang ada pembobol memanfaatkan kelemahan ATM.
Mau tau caranya??? eittttt... Ini bukan ngajari, tapi agar para sobat WASPADA, mungkin ada sebagian yang sudah tau, tapi bagi yang belum semoga ini bermanfaat.

Ternyata hanya dengan 3 langkah, dan jika sobat paham akan hal ini, siapapun bisa dengan mudah untuk melakukan.
1. Mencari target mesin atm yang memiliki sistem keamanan yang lemah.
Misalnya: terletak di tempat sepi, tidak ada penjagaan security dan tidak ada kamera cctv yang memantau mesin ATM.

2. Memasang alat bernama skimmer.
Buat yang belum tau skimmer adalah istilah sederhana berarti alat yang bisa digunakan untuk aktivitas pencurian informasi yang dilakukan dari kartu nasabah, baik dari kartu ATM maupun kartu kredit. Dengan memasang alat ini di mulut ATM, pelaku bisa mendapatkan data di kartu nasabah. Kemudian tinggal memasukannya ke dalam kartu ATM bodong (kartu duplikat yang masih kosong, skimmer merupakan barang legal yang biasa digunakan untuk membuat kartu keanggotaan club, komunitas dsb dan harganya pun cukup terbilang murah yaitu sekitar 500 ribu hingga 1,5 juta rupiah.Melalui skimmer yang terpasang di mulut atm inilah pelaku berhasil menduplikasi kartu atm kita dan hasil dari duplikasi tersebut akan dicopy – paste ke dalam kartu atm kosong / bodong, ini artinya pelaku berhasil mendapatkan ‘kartu’ atm sang korban.

3. Mendapatkan nomor PIN korban
Ini bisa dilakukan dengan berbagai cara, dua cara di antaranya:
melihat langsung saat korban memasukan pinnya saat bertransaksi di atm atau pelaku menaruh ‘hidden cam’ alias kamera tersembunyi yang ukurannya sangat kecil di sekitar mesin atm sehingga dapat merekam jari korban saat memasukkan pin atm, harga sebuah hidden cam standar berkisar antara 300 ribu – 500 ribu rupiah.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Mencuri Data Kartu Kredit ala Hacker


Perbuatan setelah membaca artikel ini bukan tanggung jawab Awi Management Corp.
Share it ! Comment it !

WASPADALAH! WASPADALAH!

Artikel ini tidak ditujukan untuk mengajari anda gimana mencuri data kartu kredit, tapi kami ingin memberitahu anda supaya di kemudian hari anda bisa terhindari dari kejahatan pencurian data kartu kredit. Istilah kejahatan kartu kredit yang biasa di istilahkan "carding" sejak adanya internet meningkat ratusan persen. Ironisnya Indonesia masuk dalam jajaran top 10 (sempat di peringkat pertama) sehingga kartu kredit terbitan Bank-Bank Indonesia ditolak ketika belanja online di situs luar negeri.

Para hacker sangat suka sekali kejahatan yang satu ini, kenapa? Karena kalau cuma nge-hack website atau deface (merubah tampilan/link website) merupakan sesuatu yang tidak ada untungnya. Dan hal ini bisa ke deteksi dan pelaku kejahatan bisa ketangkap dengan mudah kalau situs yang dia masuki memiliki TRACKER (program pelacak ip/link) atau LOG FILE (file yang mencatat aktivitas user/ip yang masuk ke website). Kalau carding mereka bisa bebas tanpa jejak dan juga kadang-kadang setelah mendapatkan datanya, mereka sebarkan antar hacker sehingga susah dilacak orang pertama yang mencuri data kartu kredit.

Ada beberapa cara yang digunakan oleh hacker dalam mencuri kartu kredit, antara lain:
1. Paket sniffer, cara ini adalah cara yang paling cepat untuk mendapatkan data apa saja. Konsep kerjanya mereka cukup memakai program yang dapat melihat atau membuat logging file dari data yang dikirim oleh website e-commerce (penjualan online) yang mereka incar. Pada umumnya mereka mengincar website yang tidak dilengkapi security encryption atau situs yang tidak memiliki security yang bagus.

2. Membuat program spyware, trojan, worm dan sejenisnya yang berfungsi seperti keylogger (keyboard logger, program mencatat aktifitas keyboard) dan program ini disebar lewat E-mail Spamming (taruh file-nya di attachment), mirc (chatting), messenger (yahoo, MSN), atau situs-situs tertentu dengan icon atau iming-iming yang menarik netter untuk mendownload dan membuka file tersebut. Program ini akan mencatat semua aktivitas komputer anda ke dalam sebuah file, dan akan mengirimnya ke email hacker. Kadang-kadang program ini dapat dijalankan langsung kalau anda masuk ke situs yang di buat hacker atau situs porno.

3. Membuat situs phising, yaitu situs sejenis atau kelihatan sama seperti situs aslinya. contoh di Indonesia ketika itu situs klik bca (www.klikbca.com), pernah mengalami hal yang sama. situs tersebut tampilannya sama seperti klikbca tetapi alamatnya dibikin beberapa yang berbeda seperti www.clikbca.com, www.kikbca.com, dll, jadi kalau netter yang salah ketik, akan nyasar ke situs tersebut. Untungnya orang yang membuat situs tersebut katanya tidak bermaksud jahat. Nah kalau hacker carding yang buat tuh situs, siap-siap deh kartu kredit anda bakal jebol.

4. Menjebol situs e-commerce itu langsung dan mencuri semua data para pelanggannya. Cara ini agak sulit dan perlu pakar hacker atau hacker yang sudah pengalaman untuk melakukannya. Pada umumnya mereka memakai metode injection (memasukan script yang dapat dijalankan oleh situs/server) bagi situs yang memiliki firewall. Ada beberapa cara injection antara lain yang umum digunakan html injection dan SQL injection. Bagi situs yang tidak memiliki security atau firewall, siap-siaplah dikerjain abis-abisan.

Ada beberapa cara lagi yang dilakukan para hacker, tapi cara-cara di atas adalah cara yang paling umum dilakukan hacker untuk carding. Kejahatan tidak hanya terjadi karena ada niat dari si pelaku, tetapi karena adanya kesempatan, waspadalah... waspadalah...


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS